6 Jenis Alat Kontrasepsi yang Bisa Anda Pilih, Cek Kelebihan dan Kekurangannya!

Ada banyak alasan bagi sebagian orang menggunakan alat kontrasepsi sebagai pencegah kehamilan. Mungkin sebagian dari Anda memiliki alasan untuk memberi jarak kehamilan, alasan karir, pendidikan dan lain sebagainya. Jika Anda berniat untuk menggunakannya, sebaiknya cari media yang paling cocok dan memberikan resiko minim pada tubuh. Sebelum menentukan pilihan, Anda dapat mencari tahu dahulu plus minus dari setiap alat kontrasepsi.

Macam-Macam alat kontrasepsi

Berikut ini adalah beberapa alat kontrasepsi yang sering dipakai dan direkomendasikan oleh tenaga medis.

  1. Pil KB

Biasanya tenaga medis akan memberikan pil KB yang harus dikonsumsi secara rutin untuk menghindari terjadinya kehamilan. Alat kontrasepsi ini bisa dikatakan murah dan minim tingkat kegagalannya bila digunakan sesuai dengan aturan. Namun Anda juga harus tahu beberapa efek samping yang bisa terjadi saat mengkonsumsi pil KB ini. Beberapa hal tersebut antara lain adalah peningkatan berat badan. Rasa mual, mengidap darah tinggi, gairah seks menurun dan lain sebagainya.

  1. Suntik KB

Suntik KB ini umumnya dilakukan dalam jangka per 1 bulan atau 3 bulan. Harga dari layanan KB ini masih tergolong terjangkau dan diprediksi hanya akan mengalami kegagalan 3% saja untuk mencegah terjadinya kehamilan. Beberapa efek samping suntik KB adalah gairah seks yang menurun, berat badan meningkat, rasa mual, munculnya banyak jerawat, tidak mendapatkan menstruasi dan lain sebagainya.

  1. Susuk atau implant

Metode penggunaan alat kontrasepsi susuk ini adalah dengan memasukkan benda seukuran batang korek api ke bawah kulit. Biasanya implant diletakkan di bagian lengan atas dan masa berlakunya cukup lama yaitu 3 tahun. Hal ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin KB dengan cara yang tidak merepotkan. Tingkat kegagalannya juga sangat kecil yaitu hanya 1% saja.

Efek samping yang bisa terjadi bila menggunakan metode KB ini adalah terganggunya produksi ASI untuk ibu yang masih menyusui, peningkatan berat badan. Menstruasi tidak teratur dan mungkin akan kesulitan hamil setelah implan dilepas. Oleh karena itu ada baiknya Anda menimbang plus minusnya sebelum melakukannya.

  1. Spiral / IUD

Alat kontrasepsi IUD ini adalah salah satu yang paling diminati oleh orang Indonesia. Salah satu alasannya karena simple, dapat mencegah kehamilan dalam kurun waktu yang lama dan tingkat kegagalannya rendah. Cara menggunakannya adalah dengan memasukkan IUD ke rahim agar sperma tidak dapat membuahi sel telur. Beberapa efek sampingnya adalah menstruasi yang tidak teratur, dapat menyebabkan infeksi jika keberadaannya ditolak oleh tubuh, kram di bagian bawah perut dan lain sebagainya.

  1. Vasektomi

Vasektomi ini adalah cara untuk menutup saluran sperma pada pria. Ini merupakan metode yang permanen sehingga bila Anda akan melakukannya, Anda harus benar-benar merasa yakin. Dengan kata lain ini merupakan metode sterilisasi pada pria namun sama sekali tidak berpengaruh pada kemampuan berereksi ataupun menurunkan gairah.

  1. Tubektomi

Ini merupakan metode sterilisasi pada wanita dengan menutup atau memotong bagian tuba falopi sehingga sel telur tidak dapat masuk ke rahim. Proses ini tidak mempengaruhi girah seks ataupun menopause. Hanya saja, Anda sudah tidak bisa lagi mengalami kehamilan secara permanen.

Setelah mengetahui beberapa jenis alat kontrasepsi di atas lengkap dengan plus minusnya, Anda akan lebih yakin dalam mengambil tindakan. Yang tidak kalah pentingnya Anda harus mengenali kondisi diri Anda dan mendiskusikannya dengan pasangan agar lebih nyaman. Semoga informasi ini dapat membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *