Paling Mudah, Cara untuk Mengecek Kualitas ASI Si Kecil

Air susu Ibu atau yang lebih dikenal dengan ASI adalah asupan yang paling dibutuhkan bayi ketika ia baru saja lahir sampai usia 6 bulan. Biasanya, setelah melahirkan bunda akan diminta langsung untuk menyusui bayinya. Kebanyakan dari bunda biasanya dapat langsung mengeluarkan ASI tetapi ASI yang dikeluarkan memiliki kualitas yang berbeda. Kualitas ASI dapat dilihat dari warna, rasa atau baunya. Bagi bunda yang ingin bayinya tumbuh dengan cepat, tak ada salahnya kini bunda mengetahui cara mengecek kualitas ASI dari kebiasaan si kecil.

Seberapa Sering Si Kecil Pipis

Bunda yang cerdas, saat bunda benar benar ingin mengetahui kualitas ASI yang dihasilkan, bunda agaknya harus lebih sering mengamati seberapa sering si kecil buang air kecil. Dari kebiasaan si kecil mulai umur 4 hari itu bunda bisa mengira-ngira apakah ASI yang dihasilkan bunda sudah berkualitas atau belum. ASI dapat dikatakan berkualitas jika si kecil mampu pipis kira kira 6 kali sehari. Jika buang air kecil si kecil mendekati kisaran tersebut, maka bersyukurlah bunda karena ASI yang dihasilkan bunda adalah ASI yang berkualitas.

Mengamati Berat Badan Si Kecil

Yang namanya bayi ia hanya mengenal ASI dari bundanya karena sebelum usia 6 bulan belum boleh ada makanan lain yang masuk dalam tubuhnya. Ketika bayi mendapatkan asupan yang baik, tentu saja setiap harinya berat badannya akan bertambah. Makanya, ketika bunda ingin mengetahui kualitas ASI yang dihasilkan, tugas bunda adalah mengecek berat badan si kecil tiap minggunya. Pada usia 0 sampai 3 bulan, beratnya akan mengalami kenaikan sekitar 190 gram per minggu. Jika si kecil kenaikan berat badannya masih pada kisaran tersebut, maka ASI yang dihasilkan bunda tidak boleh diremehkan.

Warna Pipis Si Kecil

Jika tadi bunda perlu tahu berapa sering si kecil pipis untuk mengetahui kualitas ASI yang dihasilkan, kini bunda agaknya juga wajib mengamati bagaimana warna pipis si bayi karena warna pipis juga ternyata dapat menentukan ASI berkualitas atau tidak. Menurut para ahli, ASI yang berkualitas akan menghasilkan urine yang jernih atau bening. Saat sang bunda juga melihat hal yang sama pada urine si kecil, bunda bisa tersenyum bahagia. Tetapi jika urine si kecil tampak keruh, bunda pun harus melakukan sedikit intropeksi agar ASI yang dihasilkan dapat semakin berkualitas.

Warna Feses Si Kecil

Bunda, yang harus diamati ketika bunda benar benar ingin memberikan asupan yang terbaik untuk si kecil adalah bentuk feses si kecil. Mungkin bagi bunda yang belum tahu akan merasa hal tersebut tidak ada gunanya, tetapi bagi bunda yang ingin sekali tahu apakah kualitas ASInya benar-benar juara mereka akan rela melakukannya. Saat ASI yang bunda hasilkan berkualitas, feses si kecil akan berwarna kuning. Tidak hanya itu saja, feses bukan berbentuk seperti tinja yang keras tetapi lebih cair. Tetapi, ada beberapa pula yang mengatakan saking berkualitasnya ASI yang dihasilkan bunda, si kecil tidak sering BAB karena ASI terserap sempurna pada tubuhnya dan tidak meninggalkan sampah.

Bunda, saat bunda sudah mengetahui ciri ASI yang berkualitas jika dilihat dari kebiasaan si kecil, bunda juga perlu tahu bagaimana caranya melancar ASI si kecil. Biasanya, bunda pada awal menyusui akan mengeluhkan ASI tidak terlalu banyak dihasilkan. Bunda tenang saja karena ada beberapa produk alami yang bisa bunda andalkan untuk melancarkan ASI. Bunda bisa mencoba melancarkan ASI dengan produk saripati ayam. Produk ini bukan hanya melancarkan saja, tetapi kualitas ASI juga dijamin cepat untuk pertumbuhan bayi. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *